Postingan

Panggung

Gambar
ini adalah sebuah tulisan tersendiri yang disadur dari kejadian di belakang halaman tentang sebuah skema tahun ganda memang tabiat manusia bumi senang sekali menunjukkan intuisinya seolah baru dikaruniai kemarin sore ya namanya juga pengecualian dari hewan serong ke kanan dan ke kiri semua riuh bersorai merdu dan gaduh tidak ada yang bisu dan tidak boleh! menancap pedal sensasi ke ujung dasar berpartisipasi membesarkan satu entitas sesaat yang sesat menjatuhinya ramai-ramai bersama kampung mana tukang pukul mana pemuja spirit tiada tahu mana klien tetap mana kawan bayaran tiada rasa memang tabiat manusia penganut modern tiada sehari tanpa kabar berita semua harus mengacu kaidah terbuka sosialita, opini, dan realita itulah tiga sumbu di tangan kanannya semua aspek ada, dinyatakan nilai satu tidak ada, dianggap tidak berguna ya namanya juga diterpa teknologi 24/7 kalau atraksi sudah ramai begini nikmat jua...

Space and Colour

i was so strong back then.. ..back then when i wasn't born i cant relieving my chest to anything anymore thats what i call fucking fucking fuck sad i cant blow my head off so fuckingly high that i want to launch like a spacex shit or gone explode like an apollo 13 before it touched the sky, the limit, the anything or maybe i can face the god in a duel and combatship, to get his mighty chair blue is like my feelings anytime, beyond a color a cheesy yet i like it my specific is indigo bcs its like dark but tried so hard to please myself indigo is not the best blue, but so fucking ugly but i like it that way, the word, feels so mysterious but nothing but bunch of shit red is like my angst anywhen, beyond an interpretation shit my soul, my vibe, my shit, my shaibxccaec red is riot, red is tiring my prestige got high till then i dont know whta im supposed to write bluffing myself that im so strong, that is what is red red is glorious and ego at the same timee yel...

Gelisah

(n: tidak tentram, selalu merasa khawatir; tidak tenang; tidak sabar lagi dalam menanti) ---------- jam terus berdetik aku sudah melakukan apa? aku sedang apa? aku bagaimana keadaannya? jam terus berdetik semua orang bergerak apa yang dilakukan mereka? adakah suara di kepala mereka? yang meneror setiap keputusan? semua orang bergerak aku tidak tenang aku hanya ingin muntah aku masuk angin ribut menggerayangi tubuh aku masih abu-abu mukaku masih asam lagi hatiku berdebu dan badan tak berwangi aku tidak tenang hampir merasa mati jika tidak demikian bagai menjiwai mayat hidup berdandan rapi ---------- responsibilitas kata yang sulit aku cerna karena aku tidak punya memang di diriku tidak ada produktivitas kata rumit dari planet sisi mana? semua yang berkerja hanyalah palsu mereka kosong hanya tiada yang tau konektivitas kata aneh bak sayur alcohol berlomba melontarkan debu omong kosong dalam tah...

Hampa

(n : tidak bergairah; tidak berisi) - hari-hari yang stagnan langkah-langkah yang konstan paham-paham yang sungkan muka-muka yang bosan mengisi masa-masa menghampakan semua umpatan ujaran kebencian ketidaksepahaman lomba perhatian emosi tak sepadan iba-iba dijajakan berusaha mencuri strata segala usia -- drama-drama murah lagu-lagu lemah bahasa-bahasa basah teman-teman mentah dimana aksi mulia di depan kawula namun pondasi lemah tanpa diduga dimana atensi menjadi kunci tak punya atensi berarti mati semua bergerak, semua bertindak entah berlagak pendobrak atau penunggak petua-petua yang lengah ranah-ranah yang pongah mental-mental yang punah berimbas pemuda yang tak tentu arah --- ini bukanlah tulisan hanya sampah pemikiran semau itu dikeluarkan dibuang setelah pembersihan tapi berwujud kotoran mungkin tak guna nan merugikan ---- sadarkah kita semua? mengapa revolusi ada? mengapa perubahan pe...

Bangun

Bangunlah! Bangunlah wahai jiwa - jiwa muda! Berselimut bukanlah tempat untuk anda! Bersandar bukanlah kodrat kita Banyak tanggungjawab terembani di pundak pemuda Bergeraklah! Niscaya hidupmu bersenantiasa Bermakna, minimal untuk sekitarmu Bergeraklah lakukan apa yang kau mau! Niscaya tidak sia - sia hidupmu Yang haram adalah kemalasan Yang dosa adalah ketidakpedulian Yang hina adalah saling menjatuhkan Yang rugi adalah menyia - nyiakan Yang keji adalah keegoisan Bukalah mata! Betapa banyak pemuda mendewasa Tapi telah tumbuh menjadi penghamba harta Coba tanyakan kepada mereka Taukah keadaan bangsa, rakyat jelata, dan nestapa nya? Kejarlah karya! bukan angka! Carilah pengalaman! bukan rasa aman! Ciptakan jalan keluar! bukan sibuk berkelakar! Ambillah peran di bakat - minatmu! Bersibuklah! Sesungguhnya dibalik itu semua Kita akan belajar mencinta Mencintai diri sendiri dan generasi Mencintai gen dan nurani Yang niscaya diturunkan kelak ke buah hati Ban...

sepotong yang tumpah

merenung. ya, aku suka sekali itu merenungi kamu, merenungi orangtua, merenungi lingkungan tapi lebih banyak ku habiskan merenungi diriku sendiri mengasyikkan, membuatku lupa, bahkan menjadi candu baru semua itu bertambah lengkap bila bersama hening dan sepi minimal untuk pikiranku merenung memang tidak ada ujung celah putih tidak ditemukan sebelum berjalan meski tertatih retorika ini, klasik tapi aku suka seperti yang biasa kulakukan seperti saat ini, saat aku mengetik ini di depan layar aku stagnan. aku bodoh rasanya tidak ada tempat untukku rumah bukanlah rumah bagiku entah kemana aku ragu aku atau kamu, butuh tempat untuk bersyahdu aku butuh pelarian mendamba ketenangan memimpikan kekuatan mengangankan lingkungan menghasrati aku aku bisa aku butuh kamu aku butuh Engkau satu satunya yang mengerti aku tempat aku mengadu berkeluh kesah panggil aku pendrama panggil aku pembimbang panggil aku penggelisah aku tidak menggertak aku butuh kamu kamu butuh ak...

Air (3)

Gambar
aku menyadari, memang semesta sudah bukan di tangan kita semua sudah terjadi, semua sudah lenyap api harapan yang dulu sempat menghangatkan kini meredup perlahan hingga menjadi abu air, aku rindu yang dahulu aku mengerti, kau membuat spasi antara denganku menjauh seakan aku racun dan meracun mengubur hati yang telah mati karena tersakiti tapi, sesungguhnya engkau hanya mengutuk diri air, aku ingin kau jujur aku bersalah, sungguh aku tidak sanggup menjalaninya mempertahankan yang telah terlanjur berantakan tidak sanggup merapihkannya kembali sementara engkau tidak mau bergerak peduli air, hanya maaf yang bisa aku ucapkan aku menderita, waktu akan menyirnakan kita, aku mulai yakin hati terlantar, aku merasa kehilangan sesuatu yang dahulu sempat menjadi sandaran kini hatiku melayap entah kemana, terusir perasaan air, hati ini selalu terjanggal olehmu aku berharap, kelak kata - kataku yang terlahir tetaplah hidup, menjiwai hati...

Orientasi

(n: pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan) - siapa aku? mengapa aku terlahir? dimana aku? tempat apa ini? untuk apa aku disini? kemana seharusnya aku? sebenarnya siapa aku? -- tolong, aku merasa terganggu oleh ia yang berdetak teratur ada hal yang terus memburu seolah aku dikejar hitamnya bayangan terikat akan kepastian yang gelap tidak bisa melarikan diri, terkunci menunggu hingga mampus  dan menyaksikan semuanya mati tolong, aku merasa tidak tenang gelisah sungguh ingin membuatku membelah jiwa dengan pekikan hebat dirundung gamang seakan abadi terkurung emosi tak berdireksi terpasung risau pembunuh api jiwa ku akan musnah sebelum janji tak ada hirau, sendiri, mati --- tempat macam apa ini? mengapa dunia sebengis ini? sungguh, apa yang kelak kita cari? siapa yang mengatur semua ini? untuk apa diciptakan sistem ini? siapa orang - orang sekitar sini? mengapa kita dapat merasak...

Analisa: Situasi Kontradiktif di Pancasila Hari Ini

------- Kontradiktif adalah situasi atau kondisi yang bertentangan atau berlawanan. Dalam hal ini, nilai - nilai atau dasar - dasar yang telah ditetapkan, bertentangan dengan fakta atau realita di lapangan. Harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Nilai - nilai Pancasila, adalah yang ditanamkan, baik tersurat maupun tersirat, yang diharapkan untuk kita resapi dan terapkan sebagai moral bangsa. Indonesia menyusun nilai - nilai tersebut dalam sebuah landasan negara, bernama Pancasila. Ada 3 bentuk nilai yang terdapat dalam Pancasila. Nilai dasar, Nilai Instrumental, dan Nilai Praksis. 3 nilai tersebut memiliki tingkatan yang berbeda, seperti yang sudah dipelajari di sekolah. Nilai - nilai dibentuk atas dasar persamaan nasib, sejarah, dan cita - cita bangsa Indonesia, sehidup semati. Jawaban dari segala jawaban permaslahatan bangsa. sehingga sangatlah wajar betapa sakral nya perwujudan ini hingga membuat para pembesar bangsa terdahulu rela membuang nyawa mereka demi tetap tegaknya...

Khayalan Malam

Gambar
tubuhmu sempurna aku menginginkannya untuk kudekap dan kurasakan hangat dan teduh yang bersatu dalam khayal rupa indahmu betapa berbelok meski wajahmu tak begitu elok tetapi diiyakan oleh badanmu yang lenggok syahwatku begitu tertohok rambutmu yang kau gerai betapa ingin kubelai bibirmu yang merekah ingin kusentuh dengan mulut yang tergugah menghilang bersama fantasi pelukmu, pelukku kita merapali dengan penuh syahdu aku tak ingin lepas satu masa pun atas desau yang merdu dunia hanya milik kita yang larut dalam permainan kalbu malam ini, kita kan menemukan surga berdua, dalam tubuh dan raga yang sementara lagi fana tak lagi tau mana cinta mana dosa akan kubuat kau takluk mengisi malam dengan hal - hal terkutuk dipenuhi nafsu berahi yang amat masyuk kau di genggam ku, hingga waktu menjelang ufuk you'll know that i wanna hold you your soul, your perfect body, your.... - rft

Air (2)

Gambar
air aku tak mengerti apa yang terjadi sungguh bodoh aku tak bisa kendali kenapa engkau tetap membiarkanku begini aku..... ia diam, dan ia diam begitulah sedihnya mereka yang dirundung gamang, tak peduli, dan merindu sungguh sedih sejujurnya aku masih menyukaimu entah engkau tafsir aku nafsu atau syahdu tapi engkau begitu diam tidakkah engkau sadar pertanda itu? tidakkah engkau melihat apa yang telah aku lakukan? tidakkah engkau mengerti apa yang kurasakan? persetan aku sungguh pengemis denganmu aku begitu egois kini aku diam masa bodoh apa yang ia pikirkan aku mencoba untuk menghilang sampai jumpa, mari kita lupakan saja tapi aku tidak begitu beruntung aku tak mampu mencari biduan aku kena karma aku menderita! kau disana tak berubah dengan senyummu yang masih buatku tersihir aku takluk dan aku lemah dan mereka masih terus menyalahkan alam semesta yang tidak mau mempersatukan mereka hampa menaungi m...

Blind

Gambar
Dear,  Tahukah engkau apa yang paling membutakan di dunia ini Yang membuat serigala garang menjadi kucing penurut Yang mengubah anjing yang setia menjadi buaya yang membunuhmu diam diam Yang membuat sosok mulia turun derajat menjadi hina Yang membuat para bedebah kembali ke jalan yang benar Kekuatan terbesar yang tak terlihat It's Love, my dear It doesn't see who you are The saints or the bastards You have criterias, Love has the Blind Because everybody won't avoid it The love that came from mysterious way And the hate that came from unexpected way That's the principle of Blind Seperti rasa yang terpendam ini Entahlah....  Rasanya aku mengalami hal yang sama Apakah engkau juga?  Karena oportunis ada masanya Tapi optimis itu tak terhingga - rft

Membuat Kenangan

Gambar
di waktu itu, aku denganmu dan gemerlap kemeriahan malam minggu ketika aku penat dengan hariku kita kembali bertemu setelah sekian waktu tawa riangmu adalah bahagiaku senyum tulusmu adalah kelegaanku genggaman jarimu adalah kehangatanku aku tak ingin cepat berlalu, wahai waktu! langit berbintang seakan jadi saksi riuh lautan manusia tak berarti aku denganmu, di sisi dan kesyahduan irama penghanyut hati sungguh malam yang indah untuk menutup minggu yang lelah gelora rasa semakin membuncah aku denganmu, dan memori yang takkan berubah - rft, akhir juli 2017

Air

Gambar
kala itu ia tersenyum, betapa manis yang kini baru disadari betapa cerianya ia tak ayal, ia sedikit menghibur hati yang kosong termasuk batin ini yang diam - diam menyayanginya penulis bahkan tak kuasa menyebut kata 'aku' di tiap bait karena ia tak mengetahuinya sekeping hati hilang entah kemana tersisa lah jeda kosong yang hambar nan meragukan siapa yang bertahan dan dipertahankan ketika cahaya berpendar dari sebuah pemicu ketika itulah senyuman berurai tanpa rasa kaku ketika mulut tak mampu berujar janji ketika itulah hati yang meyakinkannya seseorang berkata bahwa simpul itu indah seseorang berujar seperti nampan yang muda terisi mengharap dan harapan adalah sebuah tolak belakang seperti ia yang terlepas pergi atau menjarak demi inci penulis hampir tak sanggup mengutarakan semua ini terjebak dalam arah yang kabur tali yang di genggaman semakin menjadi imaji yang tak henti cahaya langit meredup dan mengedip di sebuah bis...

Mendung

Gambar
Setelah semua yang terbuang sia2 Menuntut kembali, tak pernah terindahkan Menjejak senja yang enta h apa Hadirkan tawa torehkan luka Penyejuk hujan penyulut badai Adalah masa yang tak pernah disadari Berusaha ambil semua hikmah ini Berhadapan pun tak terasa  Masa demi masa telah diuraikan Pada sebuah tanya yang entah apa punya jawaban Menunggu sebuah kepastian akan ketetapan Menata kembali tiap masa pada sebuah keteraturan Entah apa yang telah merasuki Begitu mudah nya kukorbankan demi hal yang begitu abstrak Tak tau awal, tak tau akhir Entah apa yang akan dilalui Teruskan atau hempaskan, sulit ditentukan Tak ingin ada korban atas resiko ini Biarkan diri ini yang menanggung Berjuta panah yang telah ditancapkan Di pencarian yang belum tentu arah Di penantian yang belum jua cerah Di pengakuan yang makin membuat menyerah Di pembangkitan yang entah kapan menjarah Kenapa ketidak dugaan itu datang?  Rencana apa yang akan terjadi?  Dile...

Hujan

Gambar
Biarlah mereka menyentuhku tak henti Biarlah mereka bersua dengan kulitku Biarlah mereka membasuhku dengan hawa sejuknya Biarlah mereka mengguyurku hingga sadarku lenyap Biarkan aku terpana akan kedamainnya Membuat kita saling meneduhkan Biarkan kudengar ricuhmu yang menenangkan Membuat kita sunyi setia menikmatimu Dibawah gemuruhmu ini aku tenggelam Oleh kenangan hadirnya yang sempat lebih lama kugenggam Dan dibawah rintikmu ini pun aku meratapi Merindukan hangat dekapnya yang sejukkan hati Aku sependapat bila orang berkata Engkau berhasil membuatku bernostalgia Engkau menebarkan kegembiraan dibalik keteduhan Engkau menghanyutkan orang untuk bermangu Dan engkaulah perantara hati ku dengannya Entah mengapa bersamamu lebih tentram dibanding hadirnya terik Menikmati kenangan lalu yg tlah tersapu debu Ada naluri alam yang tersimpan pada dirimu Yang mampu membungkam mulut mereka yang tak menyayangimu Pembawa berita yang diam namun tak tenang Peran...