Postingan

Orientasi

(n: pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan) - siapa aku? mengapa aku terlahir? dimana aku? tempat apa ini? untuk apa aku disini? kemana seharusnya aku? sebenarnya siapa aku? -- tolong, aku merasa terganggu oleh ia yang berdetak teratur ada hal yang terus memburu seolah aku dikejar hitamnya bayangan terikat akan kepastian yang gelap tidak bisa melarikan diri, terkunci menunggu hingga mampus  dan menyaksikan semuanya mati tolong, aku merasa tidak tenang gelisah sungguh ingin membuatku membelah jiwa dengan pekikan hebat dirundung gamang seakan abadi terkurung emosi tak berdireksi terpasung risau pembunuh api jiwa ku akan musnah sebelum janji tak ada hirau, sendiri, mati --- tempat macam apa ini? mengapa dunia sebengis ini? sungguh, apa yang kelak kita cari? siapa yang mengatur semua ini? untuk apa diciptakan sistem ini? siapa orang - orang sekitar sini? mengapa kita dapat merasak...

Analisa: Situasi Kontradiktif di Pancasila Hari Ini

------- Kontradiktif adalah situasi atau kondisi yang bertentangan atau berlawanan. Dalam hal ini, nilai - nilai atau dasar - dasar yang telah ditetapkan, bertentangan dengan fakta atau realita di lapangan. Harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Nilai - nilai Pancasila, adalah yang ditanamkan, baik tersurat maupun tersirat, yang diharapkan untuk kita resapi dan terapkan sebagai moral bangsa. Indonesia menyusun nilai - nilai tersebut dalam sebuah landasan negara, bernama Pancasila. Ada 3 bentuk nilai yang terdapat dalam Pancasila. Nilai dasar, Nilai Instrumental, dan Nilai Praksis. 3 nilai tersebut memiliki tingkatan yang berbeda, seperti yang sudah dipelajari di sekolah. Nilai - nilai dibentuk atas dasar persamaan nasib, sejarah, dan cita - cita bangsa Indonesia, sehidup semati. Jawaban dari segala jawaban permaslahatan bangsa. sehingga sangatlah wajar betapa sakral nya perwujudan ini hingga membuat para pembesar bangsa terdahulu rela membuang nyawa mereka demi tetap tegaknya...

Khayalan Malam

Gambar
tubuhmu sempurna aku menginginkannya untuk kudekap dan kurasakan hangat dan teduh yang bersatu dalam khayal rupa indahmu betapa berbelok meski wajahmu tak begitu elok tetapi diiyakan oleh badanmu yang lenggok syahwatku begitu tertohok rambutmu yang kau gerai betapa ingin kubelai bibirmu yang merekah ingin kusentuh dengan mulut yang tergugah menghilang bersama fantasi pelukmu, pelukku kita merapali dengan penuh syahdu aku tak ingin lepas satu masa pun atas desau yang merdu dunia hanya milik kita yang larut dalam permainan kalbu malam ini, kita kan menemukan surga berdua, dalam tubuh dan raga yang sementara lagi fana tak lagi tau mana cinta mana dosa akan kubuat kau takluk mengisi malam dengan hal - hal terkutuk dipenuhi nafsu berahi yang amat masyuk kau di genggam ku, hingga waktu menjelang ufuk you'll know that i wanna hold you your soul, your perfect body, your.... - rft

Air (2)

Gambar
air aku tak mengerti apa yang terjadi sungguh bodoh aku tak bisa kendali kenapa engkau tetap membiarkanku begini aku..... ia diam, dan ia diam begitulah sedihnya mereka yang dirundung gamang, tak peduli, dan merindu sungguh sedih sejujurnya aku masih menyukaimu entah engkau tafsir aku nafsu atau syahdu tapi engkau begitu diam tidakkah engkau sadar pertanda itu? tidakkah engkau melihat apa yang telah aku lakukan? tidakkah engkau mengerti apa yang kurasakan? persetan aku sungguh pengemis denganmu aku begitu egois kini aku diam masa bodoh apa yang ia pikirkan aku mencoba untuk menghilang sampai jumpa, mari kita lupakan saja tapi aku tidak begitu beruntung aku tak mampu mencari biduan aku kena karma aku menderita! kau disana tak berubah dengan senyummu yang masih buatku tersihir aku takluk dan aku lemah dan mereka masih terus menyalahkan alam semesta yang tidak mau mempersatukan mereka hampa menaungi m...

Blind

Gambar
Dear,  Tahukah engkau apa yang paling membutakan di dunia ini Yang membuat serigala garang menjadi kucing penurut Yang mengubah anjing yang setia menjadi buaya yang membunuhmu diam diam Yang membuat sosok mulia turun derajat menjadi hina Yang membuat para bedebah kembali ke jalan yang benar Kekuatan terbesar yang tak terlihat It's Love, my dear It doesn't see who you are The saints or the bastards You have criterias, Love has the Blind Because everybody won't avoid it The love that came from mysterious way And the hate that came from unexpected way That's the principle of Blind Seperti rasa yang terpendam ini Entahlah....  Rasanya aku mengalami hal yang sama Apakah engkau juga?  Karena oportunis ada masanya Tapi optimis itu tak terhingga - rft

Membuat Kenangan

Gambar
di waktu itu, aku denganmu dan gemerlap kemeriahan malam minggu ketika aku penat dengan hariku kita kembali bertemu setelah sekian waktu tawa riangmu adalah bahagiaku senyum tulusmu adalah kelegaanku genggaman jarimu adalah kehangatanku aku tak ingin cepat berlalu, wahai waktu! langit berbintang seakan jadi saksi riuh lautan manusia tak berarti aku denganmu, di sisi dan kesyahduan irama penghanyut hati sungguh malam yang indah untuk menutup minggu yang lelah gelora rasa semakin membuncah aku denganmu, dan memori yang takkan berubah - rft, akhir juli 2017

Air

Gambar
kala itu ia tersenyum, betapa manis yang kini baru disadari betapa cerianya ia tak ayal, ia sedikit menghibur hati yang kosong termasuk batin ini yang diam - diam menyayanginya penulis bahkan tak kuasa menyebut kata 'aku' di tiap bait karena ia tak mengetahuinya sekeping hati hilang entah kemana tersisa lah jeda kosong yang hambar nan meragukan siapa yang bertahan dan dipertahankan ketika cahaya berpendar dari sebuah pemicu ketika itulah senyuman berurai tanpa rasa kaku ketika mulut tak mampu berujar janji ketika itulah hati yang meyakinkannya seseorang berkata bahwa simpul itu indah seseorang berujar seperti nampan yang muda terisi mengharap dan harapan adalah sebuah tolak belakang seperti ia yang terlepas pergi atau menjarak demi inci penulis hampir tak sanggup mengutarakan semua ini terjebak dalam arah yang kabur tali yang di genggaman semakin menjadi imaji yang tak henti cahaya langit meredup dan mengedip di sebuah bis...

Mendung

Gambar
Setelah semua yang terbuang sia2 Menuntut kembali, tak pernah terindahkan Menjejak senja yang enta h apa Hadirkan tawa torehkan luka Penyejuk hujan penyulut badai Adalah masa yang tak pernah disadari Berusaha ambil semua hikmah ini Berhadapan pun tak terasa  Masa demi masa telah diuraikan Pada sebuah tanya yang entah apa punya jawaban Menunggu sebuah kepastian akan ketetapan Menata kembali tiap masa pada sebuah keteraturan Entah apa yang telah merasuki Begitu mudah nya kukorbankan demi hal yang begitu abstrak Tak tau awal, tak tau akhir Entah apa yang akan dilalui Teruskan atau hempaskan, sulit ditentukan Tak ingin ada korban atas resiko ini Biarkan diri ini yang menanggung Berjuta panah yang telah ditancapkan Di pencarian yang belum tentu arah Di penantian yang belum jua cerah Di pengakuan yang makin membuat menyerah Di pembangkitan yang entah kapan menjarah Kenapa ketidak dugaan itu datang?  Rencana apa yang akan terjadi?  Dile...

Hujan

Gambar
Biarlah mereka menyentuhku tak henti Biarlah mereka bersua dengan kulitku Biarlah mereka membasuhku dengan hawa sejuknya Biarlah mereka mengguyurku hingga sadarku lenyap Biarkan aku terpana akan kedamainnya Membuat kita saling meneduhkan Biarkan kudengar ricuhmu yang menenangkan Membuat kita sunyi setia menikmatimu Dibawah gemuruhmu ini aku tenggelam Oleh kenangan hadirnya yang sempat lebih lama kugenggam Dan dibawah rintikmu ini pun aku meratapi Merindukan hangat dekapnya yang sejukkan hati Aku sependapat bila orang berkata Engkau berhasil membuatku bernostalgia Engkau menebarkan kegembiraan dibalik keteduhan Engkau menghanyutkan orang untuk bermangu Dan engkaulah perantara hati ku dengannya Entah mengapa bersamamu lebih tentram dibanding hadirnya terik Menikmati kenangan lalu yg tlah tersapu debu Ada naluri alam yang tersimpan pada dirimu Yang mampu membungkam mulut mereka yang tak menyayangimu Pembawa berita yang diam namun tak tenang Peran...

Pesta Taman

Gambar
Kujinjing sarung pakaian megahku Bergegas dan lekas terburu Kubawa ke sebuah taman elegan depan mataku Kukenakan dengan modis setelan mewahku Kuturuni segera anak tangga Mendapati pemandangan sejuk nan bergelora Di sebuah taman bernuansa pesta Sambut sekalian buatku berwibawa Khayalak ramai telah siap dengan kemewahannya Tebar pesona dalam keanggunannya Di ruang terbuka dan hiasan pemanja mata Di bawah surya yang menenggelamkan diri nan cerah Kulihat dirimu yang memukau dan tersipu Indah dibalut gaun muda sederhana mu Terhias gelombang indah rambutmu Senyum simpulmu yang diterangi langit senja menjerit hatiku Di antara kemeriahan itu Aku menghampirimu yang terpaku Sempatlah aku berbincang halus denganmu Namun tak banyak tuturku Ku isi dengan sebayaku Bersuka ria dengan lepasnya di pesta itu Kuhabisi mengambi gambar dengan kerabatku Hingga surya telah hilang ditelan waktu Hingga kusadari sosok dirimu telah terbenam Engkau telah pergi tanpa sekeja...

Rindu Yang Mati

Gambar
Maafkan Aku... Yang tak memberitahu alasanku Kenapa ku segan tinggalkanmu Dengan buah mulutku yang gagu Kini engkau meluluhkan aku kembali Hatiku yang telah lama mati Dan Harapan yang telah tak lagi Membuat hidupku tak berwarna - warni Engkau masih indah dibalik pelindungmu Sama seperti dulu waktu mencampakmu Senyummu yang berwarna itu mengalahkanku Yang hanyalah sebatang makhluk pengeluh Jiwa alim mu masih terpelihara seakan tanpa noda Ragamu masih menawan dibalik pakaianmu yang tak terbuka Sanubarimu sungguh semakin eloknya Gerhana takkan menutupiku dari mataharinya Kau adalah rahasia, Yang masih kujaga sempurna Sesal tak ada setitikpun dihatiku, dan kau senang saat digenggamanku Ku ingat kita berbalas pandang, di sela waktu yang rumpang Ku ingat tuturmu, yang masih indah kudengar meski tlah termakan waktu Aku hanyalah yang datang dan pergi Meninggalkan kenangan untukmu dalam sebersit memori Berulang lagi, aku sungguh bersalah kepa...

Perih Dalam Gelap

Gambar
Biarlah aku depresi sebentar Lantas khayal ku tlah buyar Hingga tak ada yang mendengar Air gula pun terasa tawar Di lorong kegelapan ini aku benci Di lubang kedalaman ini aku dengki Aku hampir tak berbentuk lagi Tak mampu mengaca di cermin nurani Mengapa hati merintih Padahal ku tak mau peduli Apa engkau begitu berarti Meski dikau telah pergi Hati ini hancur entah mengapa Mencoba tegar tak kuat raga Melihat mu dengannya Seakan aku Binasa Datang dan pergi sangatlah mengiris hati Terombang-ambinglah hati ini Di tengah lautan perasaan hakiki Menitih derita mengupas pedih Prasangkaku di tanganmu Menciptakan sobekan kecil di tamanmu Tak sanggup berbuat apa-apa Hanya remuk berkulit ria help me, I'm getting dark in this sore. tell me what to do - RFT, 21 Februari 2016

Yang Terlupakan

Gambar
Hai, kenangan lampauku Yang masih ada namun tak kulihat Yang masih nyata namun tak kudengar Yang masih hidup namun tak kuhampiri Sungguh sendu mengingatnya Masa itu yang terbilang pesona Sungguh payah menyadarinya Melupakan seakan tak pernah ada Ingin kunyalakan kembali api unggun nan padam Meski hanya berskala untuk semut Kenapa takdir tak menuliskan catatan itu Mencairkan yang beku dalam satu waktu Hanya tuk ambil kembali album putih di tong sampah Yang telah terbuang terlampau jauh dan dalam Berusaha Membersihkanmu dan menyimpanmu Kan kuubah menjadi koleksiku Apa engkau masih menunggu di halte harapan Atau engkau telah berangkat mendahului dengan Bis mu Bila masih, kan ku datangi cepat atau lambat Bila pergi, kan kusapa ketika bertemu di jalan dalam berat Mungkin aku bak Jalang saat ini dalam memori ini Dan engkau bak madu yang tersimpan dalam gudang Bahkan sinyal keberadaannya tak pernah menjauh Namun naluri yang ada telah terl...